Jumat, 27 September 2013

IMAZI MALAM MKELABU



Tragis (Terluka Kembali)

Malam itu ku tertunduk  melihat sepasang gaun putih
Mawar merah ini mengering sudah dalam genggaman
Dan kau berlari menjauh, tanpa sebuah keputusan
Aku hanya membisu, derai air mata menyempurnakan duka
Saat lari – lari kecilmu menjauh dengan bisu

Tak ingatkah  saat kau angkat aku dari keterpurukan
Cinta yang tak ingin kupercaya kembali  kau bungkus rapih
Kau titipkan dalam genggamanku dan mulai ku dekap
Bagai shympony hiasi gendang telinga
Lalu menjadi sebuah syair dan melody yang menggelorakan jiwa
Bagai bintang yang sejukan hati
Bagai mentari di penghantar pagi
Lalu nyanyian burung menjadi irama indah
Ku terbuai dan percaya bahwa cinta itu masih ada
Menyambut sayap-sayapku yang pernah patah

Tapi apa kini,,,??
Kau berlari menjauh saat aku hanya mampu tertunduk
Gaun putih yang ingin kupakai bersamamu tetap dalam ruang kaca
Sementara mawar yang kau titipkan mengering dan melukaiku
Aku hanya membisu,,,

Inikah arti asmara yang sesungguhnya
Disaat ku mulai bangkit, kau tinggalkanku
Tanpa kata, tanpa makna
Dan ku terluka ,,, terluka kembali,,!!

Jakarta, imazi, 27/09/13 (Toto Cy)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar